
Telaga ini memiliki keunikan yang khas karena dapat berubah warna yang
diakibatkan adanya tumbuhan gulma air dan pancaran sinar matahari yang
menimbulkan efek pada permukaan air sehingga air telaga dapat berubah
warna menjadi hijau muda, hijau tua sampai berwarna gelap.
Di tempat ini wistawan bisa menikmati pemandangan dan mengelilingi danau menggunakan perahu atau rakit. Disini kita juga masih dapat menjumpai hewan primata liar asli dari pegunungan setempat yang turun gunung dan berkeliaran dengan bebasnya disekitar area lokasi Telaga Warna. Diantaranya yang dapat dijumpai ada kera abu-abu, surili , dan lutung.
Keistimewaan
lainnya, di tempat ini dapat dijumpai beberapa jenis flora asli hutan
tropika pegunungan, seperti Puspa dan
Kihiur serta beberapa tanaman tingkat rendah, antara lain Paku Tiang,
Rame, dan Rotan. Konon, di Telaga Warna ini hidup dua ekor ikan purba yang menurut kepercayaan masyarakat sekitar masih hidup. Dan memang, dari dalam danau sesekali terlihat beberapa ekor ikan yang berenang mendekati permukaan air, entah apakah itu ikan purba yang dimaksud ataukah itu hanya ikan biasa yang dapat dipancing dan dijadikan santapan ikan bakar. Silahkan dicoba aja kalau mau.. hehe...
Untuk mencari lokasi gerbang masuk, mata Anda harus sangat jeli karena letaknya cukup tersembunyi, tertutup oleh bangunan warung-warung. Saat tiba di loket masuk, puluhan tanaman bonsai bersama puluhan kera abu-abu liar yang sudah jinak siap menyambut kedatangan anda.
0 komentar:
Posting Komentar